Anand Ashram Bhakti Sosial di Pangkungparuk (Radar Bali, Senin 4 Mei 2009)

Anand Ashram Bhakti Sosial di Pangkungparuk

Radar Bali (Senin 4 Mei 2009)

SERIRIT – Kepedulian terhadap kaum marjinal dari Anand Krishna Centre (Yayasan Anand Ashram) patut diberi acungan jempol – Minggu (3/5) sore kemarin, selama dua jam, yayasan yang berafiliasi dengan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) itu mekarya di Dusun Laba Nangga, Desa Pangkungparuk, Kecamatan Seririt, Buleleng, berupa bhakti sosial.

Bhakti sosial itu  berupa pengobatan gratis, terapi relaksasi, bazar sembako dan pakaian/barang bekas berkualitas, serta pesta anak.

Menurut ketua Anand Krishna Centre Singaraja, Made Harbayu, kegiatan pengobatan gratis dilakukan oleh enam dokter dari Yayasan Anand Ashram. Para dokter itu adalah dr. Arya (dari Jakarta), dr. Djoko Pramono (dari Semarang), dr. Stephen Kikiq (dari Jogjakarta), dr. Sayoga dan dr. Oka (dari Denpasar), serta dr. Sudi Martana (dari Singaraja).

Bukan hanya itu, untuk terapi relaksasi, sambung Harbayu, pihaknya menghadirkan 10 orang terapis dari Yayasan Anand Ashram. “Mereka memberikan terapi dengan metode Neo Zen Reiki dari Bapak Anand Krishna,” ungkap Harbayu.

Kegiatan kemarin mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Ratusan warga mendatangi kegiatan sosial tersebut. Sebagai sebuah lembaga bertaraf internasional, kata Harbayu, Yayasan Anand Ashram juga menggelar kegiatan yang sama di berbagai daerah seperti di desa Gunung Geulis, Ciawi, Jawa Barat. (frs)