Admin

Doa bagi Para Pembom Bali (Radar Bali, 3 Agustus 2008)

Doa bagi Para Pembom Bali Anand Krishna*Radar Bali, Minggu, 3 Agustus 2008   “Jangan melawan kejahatan dengan kejahatan….” Ya, ya, ya, nabi, mesias, avatar, buddha – tetapi kejahatan mesti dihentikan. Kebatilan tidak dapat dibiarkan merajalela. Kejahatan mesti ditanggapi. Tidak dengan kejahatan, tetapi tetap ditanggapi. Gandhi mengingatkan kita untuk tidak membenci para penjahat, tetapi untuk tetap […]

Doa bagi Para Pembom Bali (Radar Bali, 3 Agustus 2008) Read More »

Ubud Writers Festival: “Pluralism and Religious Tolerance in Indonesia”

Ubud Writers Festival: “Pluralism and Religious Tolerance in Indonesia” 19 Oktober 2008, jam 13.00-14.30   Untuk kedua kalinya Bapak Anand Krishna diundang dalam event Ubud Writers Festival yang diadakan oleh Yayasan Saraswati Ubud. Bertempat di Indus Restaurant Ubud, tampil pula Guntur Romli – salah satu korban Tragedi Monas – penulis yang aktif dalam jurnal perempuan,

Ubud Writers Festival: “Pluralism and Religious Tolerance in Indonesia” Read More »

UNDANGAN: TEMU HATI BERSAMA BAPAK ANAND KRISHNA

Salam Indonesia, Istilah Tri Hita Karana dalam konteks Bali bahkan Nasional barangkali sudah sangat populer dan sudah banyak yang tahu. Namun berkaca dari para bijak yang mengatakan bahwa ‘tahu belum tentu mengerti’, barangkali tidak banyak yang benar-benar ‘paham’ akan makna, esensi, maupun spirit yang terkandung di dalamnya. Bapak Anand Krishna, sebagai seorang tokoh nasionalis, budayawan,

UNDANGAN: TEMU HATI BERSAMA BAPAK ANAND KRISHNA Read More »

BOM BALI, RUU PORNO & KONSPIRASI ASING (Radar Bali, 12 Oktober 2008)

BOM BALI, RUU PORNO & KONSPIRASI ASING Anand Krishna* Radar Bali, Minggu 12 Oktober 2008   Peringatan Bom Bali tahun ini semestinya kita isi dengan kesadaran, dengan pencerahan akan apa yang berada di balik aksi pemboman itu. Samudra, Amrozi dan Muchlas hanyalah para pelaku aksi kejahatan. Otak di balik mereka, dan mereka yang membiayai seluruh

BOM BALI, RUU PORNO & KONSPIRASI ASING (Radar Bali, 12 Oktober 2008) Read More »

Bom Bali III (Radar Bali, Minggu 5 Oktober 2008)

Bom Bali III Anand Krishna* Radar Bali, Minggu 5 Oktober 2008   Amrozi, Samudera, Muchlas dan gerombolan, termasuk para simpatisan mereka dengan berbagai latar belakang – ternyata gagal merusak Bali. Mereka juga gagal mematahkan semangat para wisatawan yang masih saja memilih Bali sebagai salah satu tujuan pariwisata utama. Aktor intelektual atau inspirator di balik mereka

Bom Bali III (Radar Bali, Minggu 5 Oktober 2008) Read More »

BALI, NUSANTARA, BUDAYA, & RUU PORNO (Radar Bali, 29 September 2008)

BALI, NUSANTARA, BUDAYA, & RUU PORNO Anand Krishna* Radar Bali, 29 September 2008 Penolakan Bali, Papua dan segenap masyarakat Indonesia yang memahami duduk persoalan RUU Porno dan Agenda Arabisasi dibaliknya, sudah pasti ditolak oleh mereka yang justru menginginkan Indonesia berubah menjadi foto-kopi arab. Jelas. Lalu, bagaimana dengan Bali? Apakah Bali akan puas dengan, misalnya diberi

BALI, NUSANTARA, BUDAYA, & RUU PORNO (Radar Bali, 29 September 2008) Read More »

Kunjungan Bapak Adnan Buyung Nasution ke AKC

Kunjungan Bapak Adnan Buyung Nasution ke Anand Krishna Centre Denpasar   Tepat pada Hari Perdamaian Internasional, Minggu tanggal 21 September 2008, tokoh hukum kharismatik yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden (bidang hukum) – Bapak Adnan Buyung Nasution – berkunjung ke Anand Krishna Centre Denpasar. Kunjungan beliau ini adalah yang pertama kalinya.     Mengenakan kaos

Kunjungan Bapak Adnan Buyung Nasution ke AKC Read More »

Tiga Orang Peraih Nobel Berkunjung ke AKC Bali

Tiga Orang Peraih Nobel Bidang Kimia dan Fisika Serta Seorang Ilmuwan Kelas Dunia Berkunjung ke Anand Krishna Centre Denpasar (Graha Indonesia Jaya) dan Secret Garden     Pada tanggal 8 Agustus 2008…. 08/08/08… (Wow!! angka yang istimewa…) Anand Krishna Center (AKC) Denpasar dan Secret Garden menerima kunjungan tamu istimewa yakni tiga orang peraih Nobel dan

Tiga Orang Peraih Nobel Berkunjung ke AKC Bali Read More »

MANDALA BALI – MANDALA NUSANTARA (Radar Bali, 28 Juli 2008)

MANDALA BALI – MANDALA NUSANTARA Anand Krishna* Radar Bali, Senin, 28 Juli 2008 Ketika Bali di bom untuk pertama kalinya, beberapa pejabat di pusat begitu yakin bila hal tersebut tidak akan berdampak terhadap Indonesia. Ternyata mereka salah. Kenapa? Karena para pejabat tersebut tidak memahami konsep negara dan bangsa sebagai satu keutuhan. “Satu Rumah” – sebagaimana

MANDALA BALI – MANDALA NUSANTARA (Radar Bali, 28 Juli 2008) Read More »